Sarinande, putri Sarinande
Mengapa tangis matamu bangka
Aduh mama, aduh la papa
La asap api masuk dimata
Aduh mama, aduh la papa
La asap api masuk dimata
PENGGERAK DAKWAH PEMUDA & ANAK , TERAPIST ALTERNATIVE WALAU BANYAK MENDAPAT PERMUSUHAN , KEBENCIAN, FITNAHAN DARI BRBAGAI KELOMPOK DAN PRIBADI, DAKWAHKU HARUS TETAP JALAN
Walau Aku dibenci karena kegiatan dakwah dan pendidikan yang Kujalankan, Insya allah akan tetap berjalan.
Pendidikan Diniyah Non Formal (SHIDIQIIN WARA`) pertama didirikan oleh Kyai Muhammad Syechan Tahun 1975 diteruskan oleh Suharto AMd dan dilanjutkan Oleh Raras Wuri Miswandaru, SPdI.
Pendidikan Diniyah Formal Merupakan Pelopor pertama dan Satu-satunya di Indonesia yang dilaksanakan di Emper Masjid belum punya gedung sendiri.

