Tampilkan postingan dengan label Purwojati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Purwojati. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Maret 2016

Tidak Cukup Iktikad Baik Tapi Harus Legal Prosedural

Raras Wuri Miswandaru. Tidak Cukup Iktikad Baik Tapi Harus Legal Prosedural
http://raraswurimiswandaru.blogspot.co.id/2016/03/visi-raras-banyumas-cablaka-untuk.html
Raras : Harus Legal Prosedural tidak hanya Iktikad Baik

Dari tingkat nasional sampai pedesaan sekarang banyak dilakukan budaya untuk melakukan program pembangunan hanya dengan iktikad baik. Dalam melakukan kegiatan atau program pemerintah baik di tingkat Nasional maupun Desa semua harus Legal dan Prosedural


Pemerintah hanya bermodal iktikad baik untuk melakukan berbagai program, contohnya 3 kartu Sakti Kokowi yang dipersoalkan dasar hukumnya. Tidak ada payung hukum dalam Undamg-Undang mengarah adanya Kartu Sakti tersebut. Kartu Sakti yang berjumlah 3 kartu atau 10 kartu harus jelas dan anggran diambil dari POS apa juga harus jelas.


Hal ini senada dengan pernyataan Hahri Hamzah Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah di Gedung DPR, Rabu (5/11/15) dalam menanggapi Kartu Sakti Jokowi, Menurut Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu bahwa dia mencontohkan kasus dana talangan Century. Menurutnya, pemerintah di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat itu menyatakan beritikad baik menyelamatkan kondisi negara dari krisis ekonomi global. “Tapi akhirnya apa?, orang masuk bui kok. Jadi itikad baik tidak satu-satunya, tetapi legal prosedural harus dipenuhi,” ujarnya.


Lebih lanjut Fahri memahami itikad baik pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, penggunaan anggaran sejatinya mesti sesuai prosedur dan legal. Kendati demikian, Fahri menampik tindakan pemerintah ilegal. Hanya saja, ia khawatir itikad baik pemerintahan Jokowi justru disalahartikan.


Di tingkat Desa juga banyak progaram yang hanya dilandasi beriktikat baik untuk melangsungkan pembangunan agar berjalan baik. Hal ini sangat keliru dan bisa dituntut pertanggungjawabannya ke pemerintah. Kalau hanya beriktikad baik berarti ada orang membawa anak dibawah umur untuk dinikahi seara agama juga tidak boleh disalahkan. Karena orang yang membawa lari tersebut beriktikad baik untuk membangun rumah tangga, sebagai contoh kasus syech Puji. Waktu itu dia dan orang tuanya berpedoman beriktikad baik membangun rumah tangga.


Di desa sekarang pembangunan yang tidak sesuai dengan RPJMDes.Padahal menurut peraturan yang berlaku semua program pembangunan fisik dan non fisik harus berdasarkan RPJMdes. dari RPJMDes dijabarkan dalam RKP dan dimasukan kedalam RAPBDes. Kalau tiba-tiba masuk dalam RPJMDes sudah dipastikan tidak legal prosedural walau dengan niatan beriktikad baik. Itu jelas Pelanggaran berat.



Sabtu, 04 April 2015

Visi Misi Simbah Wuri Calon Bupati Banyumas 2018

Visi Misi Simbah Wuri Calon Bupati Banyumas
Raras Wuri Purwojati Calon Bupati Banyumas
Simbah Wuri Sang Guru Ngaji YGNI dari Purwojati Banyumas. Berniat mencalonkan diri menjadi Calon Bupati Banyumas 2018-2023. Dia sebagai guru ngaji sekaligus guru madrasah yang aktif dalam berbagai kegiatan, Dia juga Ketua Yayasan Guru Ngaji Indonesia Banyumas, Pembina Pemuda Pakarti, Majelis Pager Bangsa dan Rumah Piramida.

Kegiatnnya sebagai warga masyarakat aktif dalam pembinaan anak-anak dan remaja melalui berbagai kegiatan baik melalui taman bacaan msyarakat (TBM) Media Cerdik, Penyembuhan alternatif Karomah Maunah, dan berbagai bidang pendidikan. Disamping itu Raras merupakan salah satu pimpinan Pondok Pesantren Shidiqiin Wara` Purwojati. Anak dari Pasangan Kyai Muhammad Syechan dan Nyai Rukiyah, dan masih keturunan dari Senopati Yudanegara melalui jalur Bapak dan masih keturunan dari Syech Lemah Abang atau Syech Siti Jennar dan Sunan Gunung Jati Cirebon melalui jalur Ibu (data didperoleh dari kajian ilmiah). Raras Wuri juga memiliki hubungan kekeluargaan dengan mantan Bupati Banyumas Mardjoko melalui jalur bapak yang masih satu Buyut,artinya Kakek Simbah Wuri masih kakak beradik dengan Kakeknya Istrinya Marjoko. Hal ini juga sudah dikonfimasi dengan bu lik Pak Marjoko (Ibu Ambong). 

Melihat perkembangan pembangunan Kabupaten Banyumas yang cukup ter tinggal dengan Kabupaten lain maka dia berniat untuk ikut dalam pembangunan Banyumas agar menjadi lebih baik. Pembangunan Kabupaten Banyumas akan berhasil baik bila visi dan misi kabupaten jelas dan diwujudkan oleh Seluruh masyarakat Banyumas khususnya para penyelenggara pemerintah daerah. Apabila ada wakil-wakil atau aparat yang tidak mendukung program tersebut maka dapat dikatakan sebagai pemnghambat pembangunan di Banyumas.
Raras Wuri Purwojati Calon Bupati Banyumas
Calon Bupati Banyumas-Cablaka


Visinya dalam pencalonan Bupati Banyumas adalah:BANYUMAS CABLAKA atau
"Tercapainya Banyumas yang Citra baik, Agamis, Berbudaya, Layak lingkungan dan Keadilan-Sosial. (CABLAKA)"
atau disingkat "BANYUMAS yang CABLAKA"

Misinya:
  1. Menyelenggarakan pemerintahan yang berCitra baik yaitu : bersih dari korupsi serta aparat pemerintahan yang memiliki kompetensi, kredibilitas dan kapabilitas dalam menyelenggarakan Pemerintahan serta menyelenggarakan pemerintahan yang memiliki budaya yang tinggi seperti bergotong royong, guyub rukun, tepa slira dan membumikan semangat tersebut dimasyarakat.
  2. Mempercepat Pelaksanaan Reformasi Birokrasi untuk Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Bersih, Transparan dan Akuntabel; dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat perlu didukung oleh aparatur yang profesional dan bersih, serta responsif terhadap permasalahan–permasalahan yang timbul di masyarakat dengan membangun akuntabilitas dan transparansi berbasis teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan serta peningkatan kualitas pelayanan publik dalam mewujudkan visi dan misi.
  3. Meningkatkan produktivitas hasil-hasil pertanian, peternakan, perikanan dan pertambangan dalam mendukung pendapatan daerah dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
  4. Meningkatnya kecerdasan dan kualitas hidup masyarakat dengan program-program yang terintegrasi dan terpadu.
  5. Meningkatkan kenyamanan lingkungan untuk berusaha dan bertempat tinggal 
  6. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Infrastruktur untuk Mewujudkan Kemajuan dan Daya Saing Daerah dengan Memperhatikan Keseimbangan dan Kelestarian Lingkungan; pembangunan fisik dan infrastruktur yang memiliki peran penting dalam mendukung urusan pembangun lainnya, diarahkan kepada sasaran–sasaran yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan kelancaran roda ekonomi, dengan memperhatikan aspek keseimbangan dan kelestarian lingkungan hidup serta tata ruang daerah.
  7. Menyelnggarakan pemerintahan yang berkeadilan dan adanya partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
  8. Memperkokoh semangat kemandirian daerah dengan meningkatkan mutu pariwasata dan budaya daerah.
  9. Meningkatnya kualitas dan kuantitas produk hukum dan mempercepat revisi peraturan daerah yang kurang efektif dan efisien dalam mendukung pembangunan Banyumas
  10. Memperbaharui program dan perencanaan Pembanguna Kabupaten Banyumas dalam rangka menguatkan dan memperjelas tujuan Pembangunan Daerah.
Strategi dan Tujuan 
Strategi:


Untuk menjadi bakal calon Bupati Banyumas maka Simbah Wuri atau Raras Wuri Miswandaru, SPdI, MPdI membutuhkan dukungan warga Banyumas minimal 104.363 orang sebagai calon Independen di tahun 2018. Dimana dukungan tersebut berada tersebar di minimal 14 kecamatan di Banyumas.

Oleh sebab itu Raras Wuri sangat membutuhkan dukungan warga, agar bisa maju menjadi bakal calon Bupati Banyumas periode 2018-2023 mendatang. Terimakasih atas dukungan warga yang mau peduli atas perubahan Banyumas.

Kamis, 09 Oktober 2014

Simbah Wuri Ucapkan Selamat Datang Bu Ganjar Pranowo Beserta Rombongan Di Purwojati Banyumas

Raras Wuri Miswandaru. Kedatangan Bu Ganjar Pranowo di Kecamatan Purwojati Banyumas ( Kamis, 9/10/2014) ditunggu banyak orang. Sebagi Istri Gubernur Jawa Tengah maka dia mempunyai kewajiban mengenal daerah kerja suaminya. Bu Ganjar datang bersama dalam penilaian lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Propinsi, Desa Karangtalun Kidul Kecamatan Purwojati Kabupaten banyumas mewakili kabupaten Banyumas untuk lomba tersebut.

Bu Gubernur kami warga Purwojati mengharapkan perhatian dari Pemerintahan Propinsi Jawa Tengah dalam  membangun daerah kami. Kami adalah daerah tertinggal dalam skala ukuran pembangunan di kabupaten Banyumas.

Dengan kemenangan PDIP yang mutlak di kecamatan Purwojati tentunya menjadi pertimbangan tambahan untuk Pak Ganjar dalam menentukan pembangunan di Banyumas.

Saya Simbah Wuri atau Raras Wuri Miswandaru, SPdI, MPdI sebagai Guru Ngaji YGNI  dan Dewan Pembina Pemuda Pakarti mengucapkan : "Selamat Datang Bu Ganjar Pranowo beserta rombongan di Kecamatan Purwojati semoga selamat , sejahtera dan menjadi bentuk kepedulian kepada wilayah kami".

Jumat, 24 Januari 2014

Dampak Dakwah Dimusuhi Moral Generasi Muda Melorot

Raras Wuri Miswandaru, SPdI Sang Guru Ngaji YGNI Penggerak Dakwah Pemuda Dan Anak Anak.
Dakwah sekian yang kami selenggarakan khususnya melalui lembaga Pondok Pesantren (LPDF-PDNF) Shidiqiin Wara` dan melalui oorganisasi Pemuda Pakarti yang tadinya banyak mendapat reaksi possitif dengan banyaknya santri yang ikut dalam kegiatan kami namun karena faktor kedengkian kelompok dan oknum tertentu lembaga kami sangta dimusuhi satu persatu santri kami dan orangtuanya dipengaruhi agar tidak menuntun ilmu keagamaan.atau mengaji di lembaga dan kegiatan kami. dan ternyata tipu daya dan fitnah mereka berhasil santri kami yang tadinya tercatat sampai 150 anak lebih di rontokin sampai habis hanya tinggal dibwah 30 anak .

Kedengkian mereka hanya membuat anak tidak mau mengaji , mereka mempunyai kebebasan dalam pergaulan sehingga perkembangan anaknya yang dulu pernah mengaji di tempat kami sangat jauh dari nilai Islam. Orang yang mengakibatkan bubarnya kegiatan dakwah kami adalah orang yang paling bertanggungjawab di dunia akhirat, karena mereka akan ditanya dan dicari penyebabnya oleh Allah SWT.

Salah satu orang dan keluarga serta kelompoknya yang ikut dalammemusuhi lembaga dakwah kami terbukti berzina dan digrebek, padahal mempunyai jabatan sebagai Guru Madrasah, dan sekarang belum lama ini termasuk orang-orang yang memusuhinya salah satu anak SMK terbukti telah membuat Video Porno Pribadi yang sekarang sudah mulai tersebar luas, hal ini membuktikan dampak akibat dibubarkannya atau dihancurkannya dakwah lemabag pendidikan keagamaan kami , maka generasi muda khususnya anak-anak sekarang mempunyai akhlak yang sangat buruk.

Bukan hanya itu ada banyak manan santri kami yang ditarik beberappa tahun yang lalu sekarang sudah umum melakukan perbuatan maksiat secara terang-terangan  dan sangat memprihatinkan sekali. apakah moral generasi yang seperti ini yang dikehendaki lingkungan Purwojati ?

Selama ini pendidikan kami memakai kurkulum dan buku keluaran Kementerian Agama dan tidak "nyeleneh" dan tidak mengarahkan harus menjadi golongan apa sehingga ketakutan-ketakutan dan kedengkian tidaklah beralasan, karena pendidikan kami tidak menyimpang secara syariat Islam dan dari NKRI.L

Saya ingin tanyakan pada mereka yang dulu sampai sekarang memusuhi lembaga dakwah kami yaitu :

  1. Apakah generasi muda dan masyarakat bermoral rendah adalah dambaan kita?
  2. Tanggungjawab apa bagi kalian yang memusushi kami kalau sudah kejadian seperti ini ?

Rabu, 15 Juni 2011

Riwayat Raras Wuri Miswandaru

Aku dilahirkan di grumbul Karangduren desa Purwojati RT01/05 Kecamatan Purwojati kabupaten Banyumas, dilahirkan dari pasangan Kyai Mokhammad Syechan S. dan ibu Ruqiyah,anak ke 8 sebetulnya ke 9 tapi meninggal ketika masih dalam kandungan dari 12 bersaudara.
bapak adalah seorang PNS di kecamatan Purwojati jabatan terakhir sebagai Kepala administrasi kecamatan Purwojati. ayahku termasuk orang pertama yang diberi tugas membangun kecamatan Purwojati menjabat sejak kecamatan status darurat,
sebetulnya waktu saya kecil termasuk anak yang beruntung dibandingkan dengan teman-teman yang sebaya, karena termasuk anak yang tidak kekurangan makanan, walaupun waktu itu makan nasi paling banyak 2 kali sehari, makan saya tetap3 kali sehari cuma pasti pakai oyek (makanan dari pemrosesan singkong) , kondisi ini sampai saya kelas 5 SD,sejak kelas  kondisi keluarga ekonomi mulai morat marit karena memang saudara-saudara banyak yang dibiayai,disamping itu karena ada saudara yang sakit-sakitan juga karena ibu saya lumpuh lebih dari 2 tahun akibat dari diguna-gunai orang. ( bersambung)

PONPES SHIDIQIIN WARA` PURWOJATI

Sholawat_Badar-Puput_Novel-TOPGAN

Blogger templates

href="http://www.yayasangurungajiindonesia.com" ' rel='canonical'/>>

Adsendiri

Pasang Iklan Disini

adsend

Pasang Iklan Disini

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls