Rabu, 18 Desember 2024

Contoh Tugas Akhir Semester Saat Liburan Siswa


 Contoh Tugas Akhir Semester Saat Liburan Siswa


Rabu, 27 Maret 2024

Kajian Al Islam dan Wasathiyah

 Kajian Al Islam dan Wasathiyah



Kajian Rutin Malam Jumat-Pager Bangsa

 Kajian Rutin Malam Jumat-Pager Bangsa



Selasa, 26 Maret 2024

Pengobatan Untuk Kehamilan-Karomah Maunah

 Pengobatan Untuk Kehamilan-Karomah Maunah

engobatan Untuk Mendapatkan Anak-Karomah Maunah


14.Layanan kami lainnya di bit.ly/karomahmaunah1-71

Bloggersejati

FP; Raras Wuri Miiswandaru

Gerakan Swara Purwojati

Ketentuan: 

Mengikuti Aturan pengobatan yang sesuai ajaran Islam (Bekam, Refleksi, Herbal. Rukyah, Dll) 
Biaya pengobatan adalah yang terpenting pengadaan air rukyah (iswara = 3 kekuatan Cara Rabany)

BIAYA PENGOBATAN SELURUHNYA DI BAYAR SETELAH ADA HASIL YANG DIKUATKAN DENGAN HASIL PEMERIKSAAN TENAGA KESEHATAN

Rabany




Email:raraswuri.gmail.com



Pengobatan Karomah maunah oleh Master Raras Wuri

 Pengobatan Karomah maunah oleh Master Raras Wuri


FP; Raras Wuri Miswandaru

Ketentuan: 

Mengikuti Aturan pengobatan yang sesuai ajaran Islam (Bekam, Refleksi, Herbal. Rukyah, Dll) 
Biaya pengobatan adalah yang terpenting pengadaan air rukyah 

Kamis, 20 Juli 2023

Istilah-Istilah Penting dalam Pendidikan Madrasah

 

Berikut adalah istilah-istilah Penting dalam Pendidikan Madrasah

Madrasah adalah satuan Pendidikan formal dalam binaan Menteri Agama  yang menyelenggarakan pendidikan umum dan kejuruan dengan kekhasan  agama Islam yang mencakup Raudlatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah,  Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Aliyah Kejuruan.

Raudlatul Athfal adalah yang selanjutnya disingkat RA adalah salah satu  bentuk satuan pendidikan formal dalam binaan Menteri Agama yang  menyelenggarakan pendidikan anak usia dini dengan kekhasan agama  Islam pada jenjang pendidikan anak usia dini.

Madrasah Ibtidaiyah yang selanjutnya disingkat MI adalah salah satu  bentuk satuan pendidikan formal dalam binaan Menteri Agama yang  menyelenggarakan pendidikan umum dengan kekhasan agama Islam pada  jenjang pendidikan dasar.

Madrasah Tsanawiyah yang selanjutnya disingkat MTs adalah salah satu  bentuk satuan pendidikan formal dalam binaan Menteri Agama yang  menyelenggarakan pendidikan umum dengan kekhasan agama Islam pada  jenjang pendidikan dasar sebagai kelanjutan dari MI/SD atau sederajat.

Madrasah Aliyah yang selanjutnya disingkat MA adalah salah satu bentuk  satuan pendidikan formal dalam binaan Menteri Agama yang  menyelenggarakan pendidikan umum dengan kekhasan agama Islam pada  jenjang pendidikan menengah sebagai kelanjutan dari MTs/SMP atau sederajat.

Madrasah Aliyah Kejuruan yang selanjutnya disingkat MAK adalah salah  satu bentuk satuan pendidikan formal dalam binaan Menteri Agama yang  menyelenggarakan pendidikan kejuruan dengan kekhasan agama Islam  pada jenjang pendidikan menengah sebagai kelanjutan dari MTs/SMP atau  sederajat.

Madrasah Negeri adalah Madrasah yang diselenggarakan oleh Pemerintah.

Madrasah Swasta adalah Madrasah yang diselenggarakan oleh Masyarakat.

Bantuan Operasional Pendidikan pada Raudlatul Athfal, yang selanjutnya  disingkat BOP, adalah program Pemerintah Pusat untuk penyediaan  pendanaan biaya operasi personalia dan nonpersonalia bagi Raudlatul  Athfal yang bersumber dari dana alokasi Pemerintah Pusat.

Bantuan Operasional Sekolah pada Madrasah, yang selanjutnya disingkat  BOS, adalah program Pemerintah Pusat untuk penyediaan pendanaan biaya  operasi personalia dan nonpersonalia bagi Madrasah yang bersumber dari  dana alokasi Pemerintah Pusat.

Sistem Pendataan Educational Management Information System yang  selanjutnya disebut EMIS adalah suatu sistem pendataan yang dikelola oleh  Direktorat Jenderal Pendidikan Islam yang memuat data satuan pendidikan,  peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, dan substansi pendidikan  yang datanya bersumber dari satuan pendidikan RA, MI, MTs, MA, dan MAK  yang terus menerus diperbaharui secara online.

Standar Nasional Pendidikan yang selanjutnya disingkat SNP adalah kriteria  minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara  Kesatuan Republik Indonesia.

Harga Eceran Tertinggi yang selanjutnya disebut HET adalah harga yang  ditetapkan setinggi-tingginya sebesar taksiran biaya wajar untuk mencetak  dan mendistribusikan buku sampai ditangan konsumen akhir.

Rekening Kas Umum Negara yang selanjutnya disingkat RKUN adalah  rekening tempat penyimpanan uang negara yang ditentukan oleh Menteri  Keuangan selaku Bendahara Umum Negara untuk menampung seluruh  penerimaan negara dan membayar seluruh pengeluaran negara pada bank  sentral.

Rencana Kerja dan Anggaran Raudlatul Athfal yang selanjutnya disingkat  RKARA adalah rencana biaya dan pendanaan program atau kegiatan untuk  1 (satu) tahun anggaran baik yang bersifat strategis ataupun rutin yang  diterima dan dikelola langsung oleh Raudlatul Athfal.

Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah yang selanjutnya disingkat RKAM  adalah rencana biaya dan pendanaan program atau kegiatan untuk 1 (satu)  tahun anggaran baik yang bersifat strategis ataupun rutin yang diterima  dan dikelola langsung oleh Madrasah. 

Komite Madrasah adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orang  tua/wali peserta didik, komunitas Madrasah, serta tokoh masyarakat yang  peduli pendidikan.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang selanjutnya disingkat RPP adalah  rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau  lebih.

Ujian Madrasah selanjutnya disingkat UM adalah kegiatan pengukuran dan  penilaian kompetensi peserta didik yang dilakukan satuan pendidikan  terhadap standar kompetensi lulusan untuk mata pelajaran yang tidak  diujikan dalam USBN dilaksanakan oleh Satuan Pendidikan pada  SD/MI/SDTK dan Program Paket A/Ula.

Ujian Sekolah Berstandar Nasional yang selanjutnya disingkat USBN adalah  kegiatan pengukuran capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan  Satuan Pendidikan dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan  untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar.

Asesmen Kompetensi Siswa Madrasah yang selanjutnya disingkat AKSM  adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi siswa madrasah pada  bidang kompetensi Literasi, Numerasi, Sains, dan Sosial Budaya yang  diselenggarakan oleh Kementerian Agama.

Asesmen Nasional yang selanjutnya disingkat AN adalah kegiatan  pengukuran capaian kompetensi minimal pada bidang kompetensi Literasi,  Numerasi, Sains, dan Survei Karakter dengan mengacu pada ketentuan  peraturan perundang-undangan.

Pengadaan Barang/Jasa di RA dan Madrasah, yang selanjutnya disebut PBJ  Madrasah adalah cara memperoleh barang/pekerjaan konstruksi/jasa  lainya yang dibiayai dari sumber dana BOP atau BOS yang ditetapkan oleh  Kementerian.

Bendahara BOP dan BOS adalah unsur pembantu Kepala RA dan Madrasah  yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan fungsi perbendaharaan BOP  dan BOS. 

Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa, yang selanjutnya disebut UKPBJ  adalah unit kerja di Kementerian, lembaga, atau Pemerintah Daerah yang  menjadi pusat keunggulan pengadaan barang/pekerjaan konstruksi/jasa  lainya.

Pelaku Usaha adalah orang perorangan atau badan usaha, baik yang  berbentuk badan hukum maupun bukan badan hukum yang didirikan dan  berkedudukan atau melakukan kegiatan dalam wilayah hukum negara  Republik Indonesia, baik sendiri maupun bersama-sama melalui perjanjian  menyelenggarakan kegiatan usaha dalam berbagai bidang ekonomi.

Penyedia Barang/Jasa di RA dan Madrasah yang selanjutnya disebut  Penyedia adalah Pelaku Usaha yang menyediakan barang/pekerjaan konstruksi/jasa         lainnya di RA dan Madrasah berdasarkan  kontrak/perjanjian.

Pemerintah Daerah adalah kepala daerah sebagai unsur penyelenggara  Pemerintahan Daerah yang memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan  yang menjadi kewenangan daerah otonom.

Kementerian adalah Kementerian Agama.

Menteri adalah menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di  bidang agama.

Senin, 20 Maret 2023

Demo Guru Honorer Kemenag Banyumas Maret 2023

 Raras Wuri. Demo Guru Honorer Kemenag Banyumas Maret 2023. Setelah menanti beberapa tahun kebijakan pemerintah khususnya perhatiannya terhadap guru honorer di lingkungan kementeria agama tidak sesuai harapan para guru honorer. Sebagai bentuk kekecewaan tersebut maka guru-guru honorer secara perwakilan per sekolah di lingkungan Kabupaten Banyumas mengadakan demo di Jakarta pada tanggal 20 Maret 2023. 

Tuntutan guru honorer yaitu adanya perlakuan yang adil terhadap guru honorer di lingkungan agama. Sebagaimana diketahui bahwa guru-guru di lingkungan di Kementerian Pendidikan Nasional telah mengadakan pengangkatan guru P3K melalui test. Namun Guru dilingkungan Kementerian agama seperti dianaktirikan oleh pemerintah padahal mereka adalah sama haknya dengan guru-guru di lingkungan emnterian pendidikan.















CATATAN ANCOP

<script>

var message="MOHON MAAF KALAU ANDA BUTUH TULISAN  DISINI EMAIL ATAU SMS SAYA";

///////////////////////////////////

function clickIE4(){if (event.button==2){alert(message);return false;}}

function clickNS4(e){if (document.layers||document.getElementById&&!document.all){if (e.which==2||e.which==3){alert(message);return false;}}}

if (document.layers){document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN);document.onmousedown=clickNS4;}

else if (document.all&&!document.getElementById){document.onmousedown=clickIE4;}

document.oncontextmenu=new Function("alert(message);return false")

</script>

Senin, 05 Desember 2022

Tanah Dijual di Jalan Bisma Cilacap - CLUB U Property

CLUB U PROPERTY PENAWARAN TANAH

 


Dijual tanah di jalan Bisma Cilacap dengan luas tanah 350 m2 di jalan Bisma Cilacap sangat cocok untuk usaha minimart. 

Hubungi Kami:

di 082134072754 atau 

di 08814151257


LIHAT JUGA di http://raraswurimiswandaru.blogspot.com/2014/01/jasa-broker-property.html 


JARINGAN INFORMASI

KAROMAH MAUNAH 

Penyembuhan Alternatif 

http://raraswurimiswandaru.blogspot.com/2014/01/penyembuhan-altenatif-karomah-maunah.html

Analisis Calon Pemimpin Indonesia Tahun 2024 dan Mitos Satrio Boyong Pambukaning Gapuro

Rraras Wuri Miswandaru. Analisis Calon Pemimpin Indonesia Tahun 2024 dan Mitos Satrio Boyong Pambukaning Gapuro


Mendekati tahun 2024 yaitu era suksesi kepemimpinan Indoneisa yang dilakukan melalui perhelatan akbar kontitusional yaitu melalui Pemilu. Setelah amandemen UUD 1945 maka calon pemimpin Indonesia (Presiden danwakil Presiden ) dipilih secara langsung melalui pemilu yang diusung oleh Partai Politik yang memenuhi suara treshold terbaru (20%) yang duduk di parlemen. Artinya, dari perolehan suara partai politik yang ada sekarang paling maksimla hanya ada 4 pasanagan calon presiden dan wakil presiden.

Namun di lapangan, sudah banyak sekali beredar calon  presiden dan wakil presiden yang diminati dan ditawakan oleh masyarakat dan partai politik. Diantaranya ada: Ganjar Pranowo, Puan Maharani, Airlangga Hartanto, Erick Tohir, Muhaemin Iskandar, Anies Rasyid Baswedan, Gatot Nurmatyo, Agus Harimurti Yudoyono (AHY), dan lainnya termasuk juga Panglima TNI sekarang yaitu: Jenderal Andika Perkasa dan Ahok.

Partai politik belum ada yang mantap mnecalonkan calon yang diusungnya karena adanya tarik berbagai kepentingan antar elemen masyarakat dan antar parpol. Hanya Partai Nasdem yang sudah terang-terangan menjagokan Anies menjadi calon presiden. Kawan politik yang digadang-gadang oleh Surya Paloh adalah PKS dan Demokrat namun sampai hari ini (5 Desember 2022) kedua parpol tersebut belum menentukan sikap atas perteimbangan tidak mau ada "cek kosong" salah satu alasannya.

Sudah menjaid Tradisi di Indoensia setiap ada acara pergantian pemimpin maka akan dikaitkan dengan Ramalan Jawabaya. yang menentukan tipe kepempinan Indonesia, yaitu:

1. Satria Kinunjara Murwa Kuncara,
2. Satria Mukti Wibawa Kesandung Kesampar,
3. Satria Jinumput Sumela Atur,
4. Satria Lelana Tapa Ngrame,
5. Satria Piningit Hamong Tuwuh,
6. Satria Boyong Pambukaning Gapura,
7. Satria Pinandita Sinisihan Wahyu.

Pada pemilu tahun 2024 mendatang diyakini bahwa tipe kepemimpinan yang akan berhasil adalah tipe kepemimpinan pada nomor (6) diaatas. Artinya, siapa saja yang ingin menjadi Presiden dan wakil presiden Indonesia harus menyesuaikan dengan karakteristik pemimpin nomor (6) tersebut. Keyakinan ini sebagian orang sebagai mitos naumn juga sebagai ramalan yang terbukti keberannya secara tahun ke tahun. Silahkan cari pengertian dari Satria Boyong Pambukaning Gapura menurut tafsiran masing-masing.

Hasil Analisis Perkembangan Politik dan Calon Pemimpin Indonesia Tahun 2024:

1. Fenomena Pencalonan Anies R Baswedan

Dengan adanya pencalonan ANies R Baswedan sebagai calon preiden Indonesia yang dilakukan oleh Partai Nasdem menjadi fenomena menarik untk diulsa sedikit. Anies sebagai mantan Gubernur yang memiliki prestasi sebagai kepala daerah ( Sumber: https://www.suara.com/news/2022/10/14/063500/daftar-10-prestasi-anies-baswedan-selama-jadi-gubernur-dki-jakarta dan https://www.liputan6.com/citizen6/read/5099333/14-prestasi-anies-baswedan-selama-5-tahun-jadi-gubernur-dki-jakarta).

Pencalonan Anies diterima dimasyarakat dengan baik diamana-mana. Kedatangannya selalu ditunggu oleh ribuan pengunjung. Namun hal ini bukan ukuran bahwa calon pemimpin itu akan menang di pemilu tahun 2024 nanti. Pengalaman pemilu tahun 2019 Prabowo dan Sandiaga yang keadaannya demikian kalah dalam pemilu.

Namun demikian para pencinta Anies ini, penulis kebanyakan buta politik, Mengapa demikian mereka sudah bereuforia seolah Anies sudah menjadi Presiden atau calon presiden. Padahal untuk menjadi Bakal Calon Presiden belum tentu Berhasil. Hal ini didasarkan sistem politik Indonesia. Anies akan menjadi calon presiden setelah mengantongi dukungan parlemen minimal 20% . Padahal Anies baru Nasdem yang didapat. Partai Demokrat dan PKS yang digadang-gadang untuk turut dalam pencaonan Anies belum bersikap. Jadi pencita Anies seharusnya menekan Partai Demokrat dan PKS untuk segera mencalonkan Anies sebagai Presiden Indonesiia kalau memang cinta Anies. kalau cuma koar-koar dan pertemuan-pertemuan keliling daerah belum ada kepastian maka itu sia-sia.

Prediksi saya Anies akan gagal menjadi calon Presiden Indonesia apabila tidak ada tokoh / pendukung Anies yang membantu menjalin komuniasi Intens dengan 2 parpol tersebut. Bahkan ada tudingan miring oleh kelompok masyarakat di lapangan bahwa Nasdem itu berkorban berjibaku hanya untuk menjegal Anies menjadi calon presiden. Hal ini wajar, karena beberapa petinggi Nasdem keluar dari Nasdem setelah deklarasi Anies  oleh Nasdem. Kemungkinan nanti Surya Paloh akan berbalik arah mengatakan bahwa Anies laku di masyareakat tapi tidak laku di Parpol parlemen maka dengan berat hati kami tarik dukungan kami ke Anies Baswedan sebagai Calon Presiden RI tahun 2024..Artinya: KEMUNGKINAN BESAR, ANIES BATAL DAN GAGAL MENJADI CALON PRESIDEN RI

2. Pencalonan Ganjar Pranowo dan Calon Presdien dari PDIP

Ganjar Pranowo (GP) sebagai Gubernur Jawa Tengah merupakan tokoh idola sebagaian masyarakat di Indoensia. Selain itu di merupakan kader PDIP. Namun pencalonan GP terkendala oleh Putri Mahkota PDIP yaitu Puan Maharani. Puan digadang-gadang oleh Megawati untuk menjadi calon Presiden RI  tahun 2024. Megawati sebagai "King Maker" dari PDIP mempunyai hak yang besar untuk menentukan calon presiden dari PDIP tentunya memiliki kepentingan tersendiri dalam pencalonan ini.

Sehingga PDIP seperti terbelah adanya pendukung Ganjar Pranowo dan Pendukung Puan Maharani sehingga untuk partai besar sebagai pemenang pemilu maka PDIP dipandang galau  an ragu untuk mendeklarasikan calon presidennya. Jokowi memberikan sinyal mendukung GP untuk menjadi calon Presiden dari PDIP (https://nasional.tempo.co/read/1661738/soal-sinyal-jokowi-dukung-ganjar-pranowo-sebagai-capres-masinton-tunggu-keputusan-ketua-umum)

Namun diduga ada Gerakan di Luar PDIP yang sedang mendesain "Calon-calon pemimpin Indonesia Merdeka" melalui PDIP deklarasinya. Kelompok ini merupakan kelompok pemilik modal. 

3. Pencalonan Prabowo dari  Gerindara dan PKB

Prabowo sebagai pimpinan Gerindara dan sudah menyatakan dirinya akan maju sebagai calon presiden pada tahun 2024  juga belum bisa mendeklarasikan secara resmi. Teman koalisi Gerindra yaitu PKB menginginkan Muhaemin Iskandar untuk menjadi calon wakil presiden ternyata belum bisa diterima langsung oleh Prabowo dan petinggi Gerindra. Dimungkinkan Prabowo menginginkan kolasi dengan PKS ataupun Demokrat lagi di pemilu mendatang. Namun kedua partai ini tidak diminati oleh kalangan nahdiyin. Padahal Prabowo membutuhkan dukungan dari nahdlitin sehingga menjadi dilema ketika akan meninggalkan PKB. Sedangkan sikap Muhaemin kalau dirinya tidak dicalonkan menjadi wakil maka diirinya akan membuat komposisi baru dalam pencaloonan presiden dan wakil presiden Indonesia. Tapi ada anggapan sebagian orang bahwa adanya gerakan siluman untuk menjegal Prabowo dengan memaksa Gerindra untuk menjagokan tokoh dari luar Gerindra. Tokoh ini adalah yang sedang bergerak di dalam PDIP sebagai pencetak Calon Pemimpin Indoensia Merdeka"

Tapi menurut analisa sunbyektif penulis Prabowo akan lebih baik berkoalisi dengan AHY untuk menjadi calon presiden Indonesia tahun 2024. Dan harus bisa merayu Muhaemin untuk tetap dalam koalisinya

4. Calon-calon Pemimpin Indoesia yang lain (Tidak di analisis) karena sudah terlalu panjang tulisan

5. Calon Pemimpin Indonesia Merdeka

Ada gerakan dari pemilik modal (Oligarki) yang sedang merumuskan calon pemimpin Indoesia masa depan yang oleh penulis disebut Pencetak Pemimpin Indonesia Merdeka. Kelompok ini diduga sedang memuluskan jalannya Ahok menjadi calon presiden Indnesia dan wakilnya adalah Jenderal Andika P atau Tito Karnavian atau juga bisa Jenderal Andi Perkasa dengan Tito Karnavian (data ini diperoleh dari hasil wawancara dari pensiunan TNI Entah betul atau tidak penulis hanya menulis berdasarkan  penuturan orang tersebut (berinisial R) saat bertemu di Bogor di komplek perumahan  Kencanan Kecamatan Tanah Seral Bogor, entah dia betul mantan TNI atau bukan penulis tidak paham karena baru pertama bertemu disana . Bar atau tidaknya wallaohu a`lam bishowab.

Senin, 18 April 2022

PUASA RAMADHAN DALAM SYARIAT DAN TAREKAT - 1

 Raras Wuri Miswandaru

PUASA RAMADHAN DALAM SYARIAT DAN TAREKAT - 1

OLEH RARAS WURI M, MPD

 

Bismillah, alkhamdulillah washolatu wasalamu `alaa rasulillah, lakhaula walaa quwwata illa billah. Amma ba`du

Perintah Puasa: "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu *agar kamu bertakwa*." (Surat Al Baqarah ayat 183)

*Tujuan Puasa adalah agar kita “bertakwa”* Sedangkan arti takwa menurut beberapa ahli ada beberapa pengertian berdasarkan al-Quran. Menurut Imam al Ghazali, ada arti: (1) arti al-khasyyah wa al-haibah (takut), seperti diisyaratkat dalam al-Quran surat al-Baqarah [2]: 41; (2) makna al-tha‟ah wa al-ibadah (taat dan beribadah). Arti seperti ini dapat dirujuki dalam Alquran surat Āli „Imrān [3]: 102; (3) kata tanzih al-qalb „an al-dzunub (membersihkan hati dari dosa). Inilah hakikat takwa, seperti firman Allah dalam Alquran surat al-Nūr [24]: 52

Takwa menurut Ibnu Taimiyah rahimahullah: “Takwa adalah seseorang beramal ketaatan pada Allah atas cahaya (petunjuk) dari Allah karena mengharap rahmat-Nya dan ia meninggalkan maksiat karena cahaya (petunjuk) dari Allah karena takut akan siksa-Nya. Tidaklah seseorang dikatakan mendekatkan  diri pada Allah selain dengan menjalankan kewajiban yang Allah tetapkan dan menunaikan hal-hal yang sunnah. Allah Ta’ala berfirman, “Tidaklah seorang hamba mendekatkan diri pada-Ku dengan amalan wajib yang Aku cintai. Dan hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri pada-Ku dengan amalan sunnah hingga Aku mencintainya.” Ini hadits shahih disebut juga hadits qudsi diriwayatkan oleh Imam Bukhari.” (Al Majmu’ Al Fatawa, 10: 433)

Perrintah Allah agar kita menjadi orang bertakwa sangat tegas, yaitu pada Al-Quran Surah al-Imran ayat 102 yaitu: Hai  orang-orang  yang  beriman  bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepadaNya, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. Adapun syarat utama agar kita dapat disebut menjadi orang bertakwa maka cukup banyak dalil yang mengaturnya. Cirii orang bertakwa (dan beriman) disebutkan dalam ayat-ayat al Quran diantaranya pada QS al Baqarah (20); 2-5, 177 ; QS: Āli „Imrān, [3]: 15-17, 133-135 dan lainnya.

Syarat puasa kita diterima maka harus mensucikan niat. Niat menjadi faktor utama dalam menentukan kualitas amal puasa. Seluruh yang berkaitan dengan amal maka akan tergantung pada niatnya. Niat puasa adalah untuk mencapai ketakwaan yang dilaksanakan dengan ikhlas kepada Allah. Puasa yang diniatkan semurni-murninya untuk tujuan bertakwa maka allah akan memberikan karunia berupa kekuatan sikap “al furqan”. Artinya, orang yang puasa dengan tujuan menjadi orang bertakwa maka orang tersebut dikuatkan hati, fikiran dan akidahnya bisa membedakan mana yang haq dan yang batil. Sebagaimana duema Allah dalam  al Quran surat Al-Anfal ayat 29: Hai  orang-orang  yang  beriman,  jika  kamu bertakwa kepada Allah, kami akan memberikan furqan.  Dan  kami  akan  jauhkan  dirimu  dar kesalahan-kesalahanmu,  dan  mengampunimu. Dan Allah mempunyai karunia  besar

Sedangkan amal puasa bukan hanya mencegah makan dan minum tetapi yang terpenting dari dapat mengendalikan hawa nafsu. Hawa dan Nafsu merupakan perkara berbeda, Begitu pula Menurut Kyai Muhammad Syechan bahwa hawa adalah dorongan (hawa) dan nafsu (ego atau konsepsi individu tentang dirinya sendiri). Hawa nafsu bukan dimusuhi tetapi harus dikendalikan. Orang yang puasa bisa mengendalikan hawa nafsunya maka dia pada hakikatnya telah memahami dari tujuan puasa. Adapun orang sudah ahli dalam mengendalikan hawa nafsunya dalam segala hal, termasuk saat dirinya sedang beribadah mahdhah (sholat) atau berdzikir yang dilakukan khusyuk, maka yang diinginkan hanya satu yaitu merasa dekatnya dengan Tuhan. Bahkan dirinya sampai pada keyakinannya bahwa Allah telah dikenalnya dengan baik dan selainnya tidak dikenal dan tidak diingat maka pada tataran tersebut orang tersebut pada masuk tahapan akhir yaitu ma`rifat.

Perintah puasa jangan hanya dipahami secara syariat saja, apabila kita hanya melakukan sesuai syariat maka puasa kita akan sia-sia. Kewajiban Puasa (asal kata shaum = menahan) apabila hanya dilaksanakan sesuai syariat, maka apabila telah menentukan niat puasa dan menahan dari hal-hal yang membatalkan puasa (makan, minum dan lainnya) dari terbit fajar sampai terbenam matahari, maka orang tersebut sah puasanya, Kalau cuma itu yang menjadi landasannya maka puasa sah namun hanya mendapatkan lapar dan haus saja, esensi tujuan puasa tidak akan pernah tercapai. Artinya menjalankan puasa Ramadhan (proses penentuan 1 Ramadhan dan ibadah selama berpuasa) bukan cuma harus sesuai syariat Islam saja tapi lebih dari yaitu harus juga di “murodhi” perintahnya. Jadi bukan hanya syariat (syariat sering jadi perpecahan misal metode hisab dan rukyat)yang harus diperhatikan dalam menjalankan ibadah puasa  tetapi hakikatnya harus tercapai

Syarat utama untuk melakukan puasa agar tujuan puasa bisa tercapai adalah dengan iman, oleh karena itu, perintah puasa ditujukan dengan kepada orang-orang yang beriman. Apakah kita sudah termasuk oraang beriman ketika sudah menjalankan puasa? Belum tentu. Iman itu harus masuk ke dalam hati (qalb) kita. Walau kita mengucapkan ribuan kali dalam sehari bahwa saya beriman hal itupun belum tentu kita termasuk orang beriman, karena iman itu “anugerah Allah” bukan pengakuan (lihat al Quran surat Yunus: 100). Pengakuan bahwa kita telah beriman bisa saja ditolak oleh Allah sebagaimana firman Allah dalam QS. Al Hujurat (49): 14, yang artinya: “orang-orang Arab itu berkata: “Kami Telah Beriman”. Katakanlah: “kamu belum beriman”, tapi katakanlah “kami telah tunduk” karena “al Iman” itu belum masuk kedalam hati (qalb)-mu.

Hakikat perintah puasa harus dipahami secara menyeluruh/holistik (kaffah) bukan parsial atau sebagian-sebagian, misalnya dari tinjauan syariat saja. Menjalankan perintah agama harus dilakukan secara kaffah mencakup isi perintah dan maksud perintah tersebut. Sebagai contoh: Aurat orang laki-laki adalah dari pusar sampai lutut. Ada seorang yang masuk masjid dengan memakai pakaian seperti itu (hanya menutupi pusar sampai ke lutut) lalu menjadi imam sholat, apakah kita akan ikut menjadi makmum? Tentunya kita tidak akan mau menjadi makmumnya. Padahal menutup auratnya sudah sesuai syariat maka tentunya dia sah untuk sholat seperti itu. Salah satu syarat sahnya sholat adalah menutup aurat.  Jadi kalau ada orang yang jadi imam dengan pakaian hanya menutupi aurat tentunya sah sholatnya tidak harus memaka baju tetapi tidak berkhlaq tentunya.

Contoh lain lagi, Seperti yang disampaikan KH Suharto di Masjid al Rukiyah Purwojati pada kajian pra Sholat Jumat tanggal 22 Maret 2022. Menurut KH. Suharto, bahwa orang memasuki bukan Ramadhan itu harus suci lahir batinnya sehingga perlu dipersiapkan diri kita untuk memasuki ibadah bulan Ramadhan, diantara persiapannya adalah mandi suci dan bertaubat dan saling maaf memaafkan karena memasuki bulan suci, walaupun itu tidak ada syariatnya. Lebih lanjut menurut perumpamannya, yaitu Apabila ada orang yang dari sawah badan dan pakaian kotor (lumpur itu suci) masuk dalam masjid yang penuh jamaah apakah tidak akan dimarahi oleh jamaah yang lain. Karena memasuki tempat yang suci begitu pula waktu suci di bulan Ramadhan ini maka badan dan jiwa kita harus dibersihkan dan dicuscikan. Jadi berdasarkan kajiannya, menjalankan Ibadah puasa bukan hanya memenuhi syarat syariat saja tetapi harus ada etika diri (akhlaq) dalam beribadah menjalankan perintah (bertasawuf).

Menurut thariqah atau biasa dusebut tarekat (thariqah dimaksud disini bukan sebagai organisasi tetapi sebagai “metode atau cara beribadah” atau dalam bahasa Inggris “path”) bahwa puasa harus bisa mengendalikan seluruh hawa nafsu agar akhirnya bisa memiliki akhlaq mulia terutama agar berjiwa mutmainah. Apabila jiwa mutmainah tercapai dalam diri kita maka kita akan sangat merindukan bertemu dengan Allah. Bertemu dengan Allah tentunya harus melalui mati terlebih dahulu. Jiwa-jiwa mutmainah tersebut yang dengan suka rela dan diridhoi oleh Allah dalam kembali pada-Nya. Sebagaimana QS AL Fajr ayat 27-30: yang artinya: “ Wahai Jiwa yang Mutmainah (tenang), kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati suka rela (puas) dan diridhoi-Nya. Maka masuklah kedalam hamba-hmba-Ku (terpilih) dan masuklah kedalam surge-Ku.

                                                                                    Purwojati, 2 April 2022/1 Ramadhan 1443 H

                                                                                    Penyusun,

 

 

                                                                                    Raras Wuri M, M.Pd.

Selasa, 21 Desember 2021

Konsep Dasar Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)

 Raras Wuri Miswandaru, M.Pd.Konsep Dasar Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)

BAB I

KONSEP DASAR MSDM

 

A.        Pengantar

Sumber daya manusia (SDM) merupakan sumber daya organisasi yang paling fital. Terlebih di era globalisasi dengan perkembangan teknolologi yang tinggi dan persaingan yang ketat dibutuhkan SDM yang terampil dan berkualitas. Sumber daya tersebut penting bagi organisasi untuk dikelola dan diatur supaya lebih efektif dalam mencapai tujuan organisasi. Di tengah suasana persaingan yang kian ketat, peran SDM semakin terasa dalam menolong manajer-manajer lini organisasi.

Sumber daya yang dimiliki  organisasi/perusahaan terdiri dari empat macam, yaitu: finansial, fisik, manusia, dan sisitem teknologi. Dari keempat sumber daya yang paling penting sebagai aset organisasi adalah SDM. Namun, bukan berarti finansial, fisik, dan teknologi bukan merupakan aspek yang penting. Tanpa aspek-aspek tersebut, orang-orang tidak dapat bekerja secara efektif dan efisien. Orang-orang- karyawan bekerja dengan difasilitasi aspek-aspek tersebut. Mereka menentukan tujuan, melakukan inovasi, dan mencari cara untuk mencapai tujuan dengan memberdayakan aspek-aspek tersebut. Mereka merancang dan merumuskan strategi untuk mencapai tujuan. Tanpa SDM, aspek-aspek lain tidak dapat dimanfaatkan secara efektif. Untuk itu, diperlukan orang-orang yang mampu melaksanakan tugas-tugas oragnisasi secara professional.

Tantangan dan peluang dapat diwujudkan jika dilakukan oleh orang-orang yang profesional. Sebaliknya, masalah yang berkaitan dengan menajemen disebabkan adanya keyakinan bahwa semua manusia berkemampuan sama. Kenyataannya, tidaklah ada dua orang yang mempuanya kemampuan sama. Setiap orang memiliki perbedaan, baik secara fisik maupun psikis. Oleh karena itu, dalam manjemen organisasi perlu memperhatikan keanekaragaman kemampuan yang dimiliki pada setiap individu organisasi.

 

B.        Filosofi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dan Paradigmanya

Manajemen  adalah seni melakukan sesuatu melalui orang-orang dengan memberdayakan bahan baku yang disediakan. Hal ini dilakukan dengan melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan evaluasi. Melalui fungsi-fungsi manajemen dilakukan pendekatan sistem (sistem approach). Pendekataan sistem adalah pendekatan yang mengintegrasikan seluruh sumber daya organisasi dalam pencapaian tujuan. Dari mulai perencanaan sampai dengan evaluasi merupakan rangkaian tahap yang harus dilalui dalam manajemen organisasi.

Manajemen Sumber Daya Manusia (human resources management) adalah pengeloaan sumber daya yang berupa kemampuan setiap individu dalam oragnisasi. Pengeloaan dilakukan mulai dari rekruitmen, pendayagunaan, penilaian, pemberian balas jasa, perlidungan, dan pemberhentian/pension pada setiap individu dalam organisasi. Untuk itu, di dalam MSDM juga dilakukan sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan diri karyawan, sistem karir, evaluasi kinerja dan kompensasi dari hasil kinerja.

MSDM adalah pengaturan aktivitas-aktivitas manusia dalam organisasi secara efektif untuk mencapai tujuan. Konsekuensi yang dilakukan dengan mengatur manajer-manajer di seluruh lapisan. Fokus pencapaian tujuan merupakan hal yang utama harus diperhatiakan secara nyata(objective). Jika tujuan tidak dapat dicapai secara berkesinambungan, maka keberadaan organisasi akan berakhir. Artinya, SDM yang ada di dalam organisasi tidak memiliki nilai kinerja  baik.

Seberapa baik SDM dikelola akan menjadi hal yang sangat vital bagi kesuksesan perusahaan di masa mendatang. MSDM menjadi unsur yang sangat penting dalam pengembangan perusahaan. Terlebih adanya perkembangan teknologi yang semakin meningkat, maka orang-orang yang bekerja dalam organisasi makin penting bagi kesuksesan organisasi. Kesulitan dalam mengelola orang-orang yang berkecimpung dalam teknologi maju berperan pula dalam kompleksitas pengelolaan SDM serta peningkatan produktivitasnya.

Empat hal penting berkenaan dengan SDM:

1.      Penekanan terhadap pengintegrasian berbagai kebijakan SDM dengan perencanaan bisnis.

2.      Tanggung jawab pengelolaan SDM tidak lagi terletak hanya pada manajer khusus, tetapi terletak pada manajemen lini senior.

3.      Perubahan fokus dari hubungan serikat pekerja-manajemen menjadi hubungan manajemen-karyawan; dari kolektivisme menjadi individualism.

4.      Terdapat aksentuasi pada komitmen dan melatih inisiatif bahwa manajer berperan sebagai penggerak dan fasilitator.

Selain keempat hal di atas, selanjutnya perlu dijelaskan  alasan MSDM sangat penting bagi organisasi:

1.      Kurangnya tenaga teknis khusus untuk menunjang perluasan bisnis tertentu, misalnya insinyur pertambangan, perminyakan, teknologi industry, dsb.

2.      Terbatasnya kuantitas manajer yang teruji dan berpengalaman luas.

3.      Biaya pelaksanaan sangat mahal, mulai dari rekruitmen, penempatan, penilaian, kompensasi, kesehatan, perlindungan, dan pemberhentian.

4.      Tuntutan atas praktik manajemen atas praktik diskriminasi dan ancaman biaya yang sangat mahal.

5.      Peningkatan produktivitas dan tenaga profesional yang mengarah pada kompetitif dan keunggulan perusahaan.

6.      Penyediaan kesempatan karier dan lingkungan kerja yang menarik, memotivasi, dan menahan tenaga kerja yang diperlukan.

 

C.        Istilah Manajemen Personalia dan MSDM

Istilah-istilah manajemen personlia (personnel management) dan MSDM (human resources management) mengacu pada proses yang sama. MSDM merupakan nomenclature modern yang mengemuka selama kurun waktu 1970-an dan diterima secara luas pada tahun 1989. Kedua istilah tersebut mengacu kepada hal yang serupa. SDM merupakan aset organisasi yang paling penting. Namun, bila ditinjau dari segi keaktifan manusianya, kedua istilah tersebut terdapat perbedaan.

Istilah SDM  berbeda dengan manajemen personalia. MSDM lebih proaktif daripada reaktif; mencakup sistem yang lebih luas daripada bagian per bagian; memperlakukan karyawan sebagai modal sosial daripada sebagai biaya variabel; lebih berorientasi pada tujuan daripada hasil; lebih berorientasi pada komitmen daripada hasil. Jadi, MSDM lebih baik daripada manajemen personalia. Manajemen personalia lebih diarahkan kepada karyawan organisasi: merekrut, mengorganisasikan, memberiakan kesejahteraan dan penghargaan, pemberian perlindungan dan jaminan hari tua, dan pemberhentian. Adapun, MSDM lebih menekankan pada strategic dan terintegrasi deangan semua kebijakan bisnis perusahaan. MSDM memberdayakan semua personalia manajerial (khususnya manajer umum). Terapat tiga hal penting yang membedakan MSDM dengan manajemen personalia; maanjemen SDM diterapkan terhadap para manajer dan karyawan; memperhatikan masalah pengelolaan manusia dan sumber daya lainnya; serta menekankan pengelolaan kultur organisasional sebagai pusat aktivitas manajer senior.

Terakhir memperlihatkan adanya beberapa perusahaan yang telah menggunakan istilah departermen SDM (human resources department) dari istilah departemen personalia (personnel department). Perubahan tersebut memiliki arti bahwa sekarang lebih bermakna menggunakan istilah MSDM daripada manajemen personalia. Pergantian ini bukan sekedar hanya permasalahan istilah tetapi lebih mengarah kepada hubungan perusahaan dengan karyawan berkaitan dengan aktivitas rekrutmen, seleksi, pengembangan, dan pemeliharaan karyawan yang kompeten dan produktif.

D.        Tujuan MSDM       

MSDM dalam arti sempit bertujuan untuk merekrut atau menarik (attract), mengembangkan (develop), memelihara (retain), dan memotivasi (motivate)  SDM sehingga mampu: (1) mencapai tujuan secara efektif dan efisien, (2) membantu anggota dalam posisi yang memuaskan menurut standar kinerja kelompok, (3) mengembangkan karir secara maksimal, dan (4) menyeimbangkan dan mendamaikan antara tujuan individu dengan tujuan  organisasi. MSDM dalam arti luas bertujuan untuk mampu bersaing di kancah internasional.

 

E.        Manfaat MSDM

MSDM bermanfaat bagi organisasi dan manajer SDM untuk (1) mendapatkan: informasi analisis tugas, (2) mendisain sistem informasi SDM, (3) menganalisis organisasi dan definisi tugas, (4) merencanakan SDM, (5) merekrut SDM, (6) menyeleksi dan penempatan SDM, (7) mengklasifikasi tugas dan mengevaluasi kinerja SDM, (8) membuat standar kinerja dan sistem ganjaran, (9) mendisain kurikulum diklat, (10) merencanakan karir dan pengembangan SDM, (11) meerencanakan sukses, (12) menganalisis kekuatan kerja, dan (13) mendisain manusia- sistem mesin.

Manfaat MSDM bagi pekerja: (1) menimbulkan rasa aman, keadilan, dan kepuasan; (2) memperoleh penilaian kinerja yang objektif; (3) memperoleh gaji yang relatif layak; (4) memperoleh iklim kerja yang menyenangkan; dan (5) memusatkan perhatian pada prestasi kerja. Manfaat MSDM bagi masyarakat: (1) eksistensi organisasi menyesuaikan hukum yang berlaku, (2) meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, (3) menjadikan masyarakat sebagai mitra, (4) menghimpun diri dalam serikat pekerja seluruh Indonesia, dan (5) menyiapkan diri dalam persaingan global.

F.         Model-Model MSDM

Model-model MSDM yang memungkinkan digunakan oleh manajemen anatara lain:

1.      Model Klerikal

2.      Model Hukum

3.      Model Finansial

4.      Model Manajerial

5.      Model Humanistik

6.      Model Ilmu Perilaku

 

1.      Model Klerikal (Clerical model)

         Model ini memfungsikan departemen SDM dalam hal membuat dan menyimpan laporan, data, catatan, dan melaksanakan tugas rutin. Fungsi departemen SDM menangani kertas kerja yang dibutuhkan dan menangani tugas kepegawaian rutin sesuai dengan peraturan yang berlaku. Di dalam model ini, peran departemen SDM cenderung pasif dan lemah. Model ini masih beroperasi, namun tidak memungkinkan untuk berkembang karena adanya tekanan yang semakin kuat untuk memanfaatkan SDM secara lebih efektif. Tekanan itu menghendaki supaya departemen SDM memaksimalkan penggunaan SDM secara efektif dan efisien. Implikasi model klarikal terhadap SDM adalah tidak adanya dorongan terhadap peran departemen SDM dalam proses perencanaan strategik. Model klerikal juga menyebabkan departemen SDM tidak disertakan dalam pembentukan kultur organisasi.

 

 

 

2.      Model Hukum (Legal Model)

Kiprah departemen SDM memperoleh kekuatan dari keahlian di bidang hukum. Krisis kepercayaan terhadap hukum memberikan perhatian kepada departemen SDM untuk lebih professional. Pada perkembangan selanjutnya memungkinkan model hukum tidak lagi memiliki kekuatan. Melemahnya model hukum akibat masyarakat yang mulai bosan menyandarkan diri kepada pemerintah merupakan sebuah persoalan yang harus segera dicari pemecahannya. Namun demikian, telah ada usaha dari departemen SDM untuk bekerja sama mencegah masalah hukum yang mungkin muncul. Implikasi model hukum terhadap departemen SDM adalah menempatkan departemen SDM sebagai pengamat dan penilai aktif terhadap strategi dan masalah hukum serta aspek etis pemecahannya.

 

3.      Model Finansial (Finansial Model)

        Aspek finansial makin mendapat sorotan. MSDM akan semakin kuat dan kualitas jika semua aspek berkaitan dengan keberlangsungan SDM dipedulikan. Misalnya, biaya asuransi kesehatan, pensiun, liburan, tambahan kesejahteraan, perlindungan, dsb. SDM yang profesional penting dibutuhkan sehingga dampak aspek finansial sangat dirasakan. Perkembangan selanjutnya, model financial makin menguat jika tidak ada pengendalian yang cermat. Model ini dapat memberikan motivasi yang tinggi tetapi juga dapat menurunkan SDM jika tidak diimbangi oleh kesadaran diri yang kuat. Departemen SDM diharapkan mampu membuat program secara tepat dan dilaksanakan secara efektif dan efisien. Meningkatnya kompensasi tidak langsung akan terus berlanjut dan menuntut perhatian manajemen. Model ini memberikan peran kepada departemen SDM dalam menganalisis biaya dan manfaatnya bagi organisasi.

 

4.  Model Manajerial (Managerial Model)

            Model ini memilki dua sifat. Yang pertama berorientasi pada produktivitas dan yang kedua berorientasi pada fungsi. Sifat yang berorientasi pada produktivitas bekerja pada lini bawah organisasi. Mereka memfokuskan pada tujuan, orientasi, nilai, dan pengambilan keputusan yang tepat. Adapun, sifat yang berorientasi pada fungsi lebih menekankan pada keahlian yang diperlukan untuk menangani fungsi kunci manajemen mulai dari rekruitmen, penempatan, evaluasi kinerja, dan pengembangan keprofesian berkelanjutan(Continuitas Professional Dvelopment). Perkembangan selanjutnya, model ini akan dijalankan secara efektif. Kenyataan, jika fungsi manajemen dalam departemen SDM tidak dilaksanakan dengan baik maka organisasi mengalami kegagalan pencapaian tujuan. Manajer lini harus menguasai sampai pada tingkat tertentu guna mengelola tenaga kerja yang terdidik dengan baik dan sangat kompleks. 

 

5.  Model Humanistik (Humanistic Model)

                 Model ini menekankan bahwasanya SDM adalah individu karyawan yang membutuhkan pengembangan diri dan peningkatan karir. SDM dibentuk dan dikembangkan nilai dan potensinya untuk mengembangkan organisasi. Model humanistic ini menunjukkan beberapa aktivitas SDM mulai dari pelatihan sampai dengan bimbingan karir.  Perkembangan lebih lanjut model humanistik ini mendapatkan tuntutan bahwa organisasi pengembangan manajer yang kompeten merupakan suatu kebutuhan penting. Model ini memberikan harapan tinggi kepada para karyawan muda untuk lebih memperhatikan kualitas. Model humanistik ini menawarkan kepada departemen SDM untuk tanggung jawab atas pembentukan kultur kondusif mengarah pada pertumbuhan dan kepuasan karyawan.

 

6.  Model Ilmu Perilaku (Behavioral Science Model)

                 Ilmu perilaku seperti psikologi dan perilaku organisasi merupakan basis aktivitas SDM. Pendekatan sains terhadap perilaku manusia dapat diterapkan pada seluruh basis SDM. Misalnya, penilaian kinerja,  pelatihan, pengembangan karier, desain program, pengembangan kompetensi berkelanjutan. Perkembangan selanjutnya memungkinkan model perilaku ini akan mengembangkan teknik baru dan maju dalam bidang-bidang rekruitmen pegawai, penilaian kinerja, pelatihan, pengembangan karier, kompensasi, dan peningkatan produktivitas. Model perilku menyiapkan departemen sumber daya tentang kemampuan, kekuatan, dan kelemahan personalia.

                 Pemilihan model bagi departemen SDM merupakan keharusan mengingat perembangan nilai-nilai, budaya, dan teknologi yang mempengaruhi pola piker dan kehidupan individu manusia. Departemen SDM harus cermat menganalisis tantangan dan mengantisipasi kegagalan yang mungkin akan dialami. Departemen SDM harus menyiapkan manajer yang memiliki potensi dan peran penuh bagi fungsi mereka secara keseluruhan.

 

G. Fungsi Departemen SDM

                 Sebelum membicarakan fungsi departemen SDM maka perlu dipahami hubungan unit lini dangan unit staf. Unit lini adalah unit yang terlibat dalam produksi barang dan jasa. Unit staf adalah unit yang bekerja membantyu unit lini dan tidak terkait dengan produksi dan pemasaran barang. Berkaitan dengan hal tersebut di atas, departemen SDM melakukan berbagai fungsi sebagai berikut.

1.      Fungsi perumus strategi,tujuan, kebijakan, dan prosedur.

2.      Fungsi pemberi saran

3.      Fungsi pemberi jasa/layanan

4.      Fungsi pelaksana pengendalian

 

Fungsi Perumus Strategi, Tujuan, Kebijakan, dan Prosedur

Contoh Keputusan Strategik yang Berdampak Besar dan Kecil terhadap SDM

Contoh Keputusan Strtegik yang Berdampak Langsung terhadap SDM

-       Lokasi  pabrik

-       Penutupan pabrik

-       Pemotongan gaji

-       Restrukturisasi

-       Perundingan kolektif

-       Otomasi

-       Desain/redesain pekerjaan

-       Teknologi produksi

-       Gaya kepenyeliaan

-       Perubahan kultur organisasi

-       Ekspansi/penciutan pasar

Contoh Keputusan Strtegik yang  Tidak Berdampak Langsung terhadap SDM

-       Resrukturisasi pinjaman/portofolio

-       Penerbitan saham

-       Perubahan logo/ nama perusahaan

-       Perubahan fitur produk

-       Kampanye hubungan masyarakat

-       Perubahan metode akuntansi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Strategi (strategy) adalah seni yang mengarahkan pilihan dan bentuk aktivitas menuju pencapaian tujuan. Tujuan adalah impian yang harus diwujudkan melalui aktivitas SDM. Kebijakan adalah formulasi sikap departemen SDM sebagai bentuk tanggung jawab terhadap aktivitas organisasi. Prosedur adalah tahapan aturan yang mengarah pada tindakan spesifik.

 

Fungsi Pemberi Saran

Departemen SDM membuka bentuk konsultasi dan saran kepada manajer lini. Sebagai konsultan internal, departemen SDM mengumpulkan informasi, mendiagnosis masalah, menentukan solusi, dan menawarkan bantuan dan bimbingan pemecahan masalah organisasi.

 

Fungsi Pemberi Layanan

Aktivitas fungsi layanan adlah memberkan layanan mulai dari rekruitmen, pelatihan dan pengembangan, sera pemberian kompensasi. Layanan pembuatan keputusan dan teknik inovasinya untuk menghasilkan perbaikan yang signifikan dalam kualitas kerja dan penggelembungan laba perusahaan.

Fungsi Pelaksana Kontrol

Departemen SDM memantau kinerja lini dan staf dan memastikan apakah departemen lini dan staf mematuhi kebijakan, prosedur, dan praktik yang telah ditentukan. Kendali procedural terdapat pada manjemen lini. Kendali procedural (procedural control) berarti manajer dan dan penyelia harus mengikuti prosedur yang telah dibakukan. Fungsi pengendalian meliputi sebgaai berikut.

1.      Menganalisis data rekruitmen, penempatan, dan promosi.

2.      Menganalisis catatan penilaian kinerja

3.      Menganalisis statistik yang berkaitan dengan ketidakhadiran, keluhan, dan kecelakaan kerja.

Sebagai fungsi pelaksana control MSDM berkewajiban merumuskan instrument da indikator sebagai alat control. Alat control dibuat secara valid dan reliabel. Indikator kontrol harus memuat semua aspek yang berkaitan dengan tujuan organisasi. Instrumen dirumuskan dengan  memperhatikan ability dan substansi berdasarkan kompetensi dan visi yang akan dicapai.

 

 

 

 

Gambar berikut adalah hubungan antara strtegi, tujuan, kebijakan, dan peraturan.

Strategi

Rencana yang mengintegrasikan tujuan utama

 

 

 

 

 

Tujuan

Tujuan umum yang berupaya dicapai oleh organisasi

Kebijakan

Pedoman untuk pengambilan keputusan

Prosedur

Arah spesifik pengambilan keputusan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Gambar 1. Hubungan antara strtegi, tujuan, kebijakan, dan peraturan

 

H. AKTIVITAS MSDM

Aktivitas SDM(human resources activities) adalah tindakan yang dilakukan untuk menyediakan tenaga kerja efektif bagi organisasi. Aktivitas SDM berupa program yang dirancang untuk merespon tujuan SDM. Di bawah ini ialah gambar yang menunjukkan hubungan Aktivitas SDM dengan Tujuan MSDM. Untuk mencapai tujuan maka departemen SDM membantu para manajer merekrut, melatih, mengembangkan, mengevaluasi, memelihara, dan mempertahankan jumlah dan tipe karyawan yang tepat.

 

 

Tujuan SDM                                                                        Aktivitas Penunjang

1.       Tujuan Sosial/kemasyarakatan                                        a. Kepatuhan hokum

b. Jasa yang dibutuhkan

c. Hubungan manajemen serikat pekerja

      2.   Tujuan organisasional                                                     a. Perencanaan SDM

                                                                                                b. Rekruitmen

                                                                                                c. Seleksi

                                                                                                d. Pelatihan dan Pengembangan

                                                                                                e. Penilaian kinerja

                                                                                                f. Penempatan

                                                                                                g. Aktivitas

 

3.       Tujuan Fungsional                                                          a. Penilaian Kinerja

                                                                                    b. Penempatan

                                                                                    d. Aktivitas

 

4.       Tujuan Pribadi                                                               a. Pelatihan dan pengembangan

                                                                                    b. Penilaian Kinerja

                                                                                    c. Penempatan

                                                                                    d. Kompensasi

                                                                                    e. Aktivitas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


                                   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perencanaan SDM (human resources planning) memfokuskan bagaimana organisasi akan mencapai tujuan yang dikehendaki. Bagaimana perusahaan menerapkan prinsip efektif dan efisien. Perencanaan SDM suatu aktivitas menentukan strategi dan kebijakan yang akan digunakan untuk mencapai tujuan. Melalui perencanaan SDM diharapkan gerak organisasi senantiasa konsisten dengan visi yang ditetapkan.

Perencanaan Kepegawaian (employment planning), kegiatan menentukan kebutuhan orang-orang yang dibutuhkan sesuai dengan keahliannya. Oleh karena itu, sebelum analisis kebutuhan dilakukan pemetaan oleh perusahaan. Hasil pemetaan akan menunjukkan kurang lebihnya karyawan yang dibutuhkan sesuai dengan keahliannya. Jika surplus/kelebihan karyawan maka diambil kebijakan pengurangan jumlah karyawan. Sebaliknaya, apabila masih kekurangan karyawan maka dilekukan rekruitmen. Pelaksanaan rekruitmen harus disesuiakan dengan hasil analisis kebutuhan.

Rekruitmen (recruitment) merupakan aktivitas yang dirancang untuk memperoleh sejumlah pelamar kerja. Rekruitmen yang efektif adalah penerimaan sejumlah pelamar kerja sesuai dengan kebutuhan. Efektivitas sebuah organisasi tergantung pada efektivitas karyawan dalam melakukan kerja. Efektivitas karyawan tergantung pada ketepatan perusahaan dalam penempatan kerja sesuai dengan kemampuannya (the right man on the right place). Agar recruitment sesuai dengan kebutuhan kerja maka departemen lainnya dapat membantu menyediakan deskripsi pekerjaan yang akan dilakukan.

Seleksi adalah proses penyaringan jumlah pelamar kerja yang dibutuhkan. Biasanya, proses seleksi dilakukan melaui dua tahap, yaitu seleksi adminstrasi dan tes. Seleksi adminstrasi berkaitan dengan terpenuhinya ketentuan persyaratan pelamar kerja. Adapun seleksi melaui tes antara lain tes akademik, psikologi/ kepribadian, dan tes wawancara. Hasil seleksi direkomendasikan kepada manajer/ supervisor untuk menentukan keputusan penerimaan/ pengangkatan terakhir. Setelah itu, dilakukan pengumunan hasil seleksi.

Penilaian kinerja merupakan aktivitas yang dilakukan oleh supervisor dalam rangka pemantauan terhadap kinerja para karyawan. Kinerja adalah unjuk kerja yang dilakukan para karyawan selam proses melaksanakan pekerjaan. Penilaian kinerja dapat dilakukan melalui pengamatan proses dan perolehan hasil kerja. Penilaian kinerja bertujuan untuk mengetahui ketepatan kerja para karyawan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam pencapaian tujuan organisasi. Dalam hal penilaian kinerja departemen SDM berkewajiban menyusun prosedur dan instrumen penilaian kinerja. Departemen SDM bertanggung jawab terhadap para penyelia/supervisor sehingga perlu dilakukan pelatihan penilaian sebelum pelaksanaan. Agar penilaian dapat dilaksanakan secara efisien maka dibuat standar kinerja.

Pelatihan dan pengembangan (training and development) diperlukan untuk meningkatkan kompetensi para karyawan. Program pelatihan dn pengembangan diperuntukkan untuk melatihkan pada keahlian baru dan memperbaiki keahlian yang telah dimiliki dan memotivasi karyawan agar dapat melaksabakan kerja secara maksimal. Selain itu, program pelatihan dan pengembangan juga mempersiapkan para karyawan pada pengembangan profesional berkelanjutan (Continuitas Professional Development). Pengembangan SDM membantu individu dan kelompok dalam organisasi untuk berkembang lebih efektif. Selain itu, pengembangan SDM juga mempersiapkan individu karyawan pada promosi jabatan dan pengembangan karier.

Pemberian kompensasi(compensation) merupakan pemberian gaji  kepada karyawan atas kinerja mereka. Gaji terdiri dari upah dan insentif. Pemberian kompensasi merupakan langkah yang paling penting dalam pengelolaan SDM. Pemberian kompensasi dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Kompensasi yang diberikan tidak sesuai dengan standar akan berkibat pada melemahnya motivasi SDM dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Oleh karena itu, departemen SDM bertanggung jawab merumuskan standar pemberian kompensasi dengan memperhatikan pada kualifikasi, pengalaman kerja, masa kerja, dan kompetensi karyawan. Pemberian kompensasi juga dapat diberikan berupa bonus atas prestasi kerja yang diraih mereka. Pemberian kompensasi dilakukan secara adil, transaparan, dan akuntabel.

Pemeliharaan karyawan dalam departemen SDM diharapkan menjadi perhatian. Setiap organisasi bertanggung jawab atas keselamatan karyawan. Pemeliharaan karyawan dimaksudkan untuk menghindari kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan kerja. Di samping itu, program pemeliharaan karyawan juga bermaksud untuk menjaga kesehatan karyawan. Untuk itu, organisasi biasanya menyediakan pelayanan kesehatan berupa jaminan kesehatan atau penyelenggaraan pos pelayanan di perusahaan atau lembaganya. Selain jaminan kesehatan, untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja, perusahaan menyediakan perumahan/asrama serta

Pemberhentian kerja dilakukan oleh departemen SDM menjaga kualitas hasil. Pemberhentian kerja dengan istilah lain pemutusan hubungan kerja disebabkan karena usia pelanggaran disiplin kerja, pengunduran diri, meninggal, dan pengurangan karyawan. Urusan pemutusan hubungan kerja departemen harus memperhatikan masalah gaji, masa kerja, kondisi karyawan, dan masalah lain yang diperlukan. Untuk menjamin pemutusan hubungan kerja pada umumnya organisasi menyelenggaraan tabungan pensiun. Tabungan ini diberikan ketika karyawan dilakukan pemutusan hubungan kerja. Manajemen harus memperhatikan pada serikat kerja yang ada. Pemutusan hubungan kerja mengacu pada perjanjian kerja yang disepakati.

 

 

I. Rangkuman

               MSDM adalah pengeloaan sumber daya yang berupa kemampuan setiap individu dalam oragnisasi. Aktivitas manajemen sumber meliputi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan diri karyawan, sistem karir, evaluasi kinerja dan kompensasi dari hasil kinerja. Pendekatan yang efektif dalam MSDM ialah pendekatan sistem (system approach). Pendekataan sistem adalah pendekatan yang mengintegrasikan seluruh sumber daya organisasi dalam pencapaian tujuan.

MSDM adalah pengaturan aktivitas-aktivitas manusia dalam organisasi secara efektif untuk mencapai tujuan. MSDM lebih baik daripada manajemen personalia. MSDM dalam arti sempit bertujuan untuk merekrut atau menarik (attract), mengembangkan (develop), memelihara (retain), dan memotivasi (motivate)  SDM. MSDM bermanfaat bagi organisasi, manajer, dan pekerja. Aktivitas SDM(human resources activities) adalah tindakan yang dilakukan untuk menyediakan tenaga kerja efektif bagi organisasi. Aktivitas SDM berupa program yang dirancang untuk merespon tujuan SDM.

Model-model MSDM yang memungkinkan digunakan oleh manajemen anatara lain: (1) model klerikal, (2) hukum, (3) finansial, (4) manajerial, (5) humanistik, dan (6) model ilmu perilaku. Departemen SDM melakukan berbagai fungsi sebagai berikut:(1) fungsi perumus strategi,tujuan, kebijakan, dan prosedur, (2) pemberi saran, (3) pemberi jasa/layanan, dan (4) pelaksana pengendalian.

Perencanaan Kepegawaian (employment planning), kegiatan menentukan kebutuhan orang-orang yang dibutuhkan sesuai dengan keahliannya. Rekruitmen (recruitment) merupakan aktivitas yang dirancang untuk memperoleh sejumlah pelamar kerja. Seleksi adalah proses penyaringan jumlah pelamar kerja yang dibutuhkan. Penilaian kinerja merupakan aktivitas yang dilakukan oleh supervisor dalam rangka pemantauan terhadap kinerja para karyawan. Pelatihan dan pengembangan (training and development) diperlukan untuk meningkatkan kompetensi para karyawan. Pemberian kompensasi(compensation) merupakan pemberian gaji  kepada karyawan atas kinerja mereka. Pemeliharaan karyawan dalam departemen SDM diharapkan menjadi perhatian. Pemberhentian kerja dilakukan oleh departemen SDM menjaga kualitas hasil.

PONPES SHIDIQIIN WARA` PURWOJATI

Sholawat_Badar-Puput_Novel-TOPGAN

Blogger templates

href="http://www.yayasangurungajiindonesia.com" ' rel='canonical'/>>

Adsendiri

Pasang Iklan Disini

adsend

Pasang Iklan Disini

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls