Selasa, 05 November 2013

Guru Ngaji YGNI Ajak Muslim Indonesia Bersatu Untuk Kuasai Media

Media di Indonesia sejak awal adalah alat kepentingan barat untuk menyebarkan paham dan propaganda kapitalusme dan demokrasi yang bobrok,. Para pejuang yang ikhlas berjuang untuk bangsa dan lingkungan akan menjadi musuh media di Indonesia. Media Indonesia selalu membuat opini sesuai keinginan dan kepentingan penguasa dan konglomerat ;\

Kita umat Islam sudah seharusnya khawatir dan peduli akan kondisi seperti ini, karena berita yang akan dibuat adalah untuk kepentingan mereka yang selalu memusuhi Islam dan perjuangan Islam, kebenaran akan diubah menjadi bias bahkan menjadi hitam. Berita yang dibuat oleh pemilik media tersebut tidak membela rakyat kecil tapi untuk kepentingan bisnis dan kekuasaan belaka.

Kita ingat ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang dijagokan Amerika Serikat dan sekutunya untuk menggolkan kepentingan barat maka seluruh media menyanjung habis-habisan kebaikan dan prestasi SBY, agar kelihatan seperti manusia keturunan dewa yang tanpa cacat. dan berhasil sampai menduduki jabatan presiden 2 periode.

Sekarang setelah menjabat 2 kali periode yang tidak mungkin menjabat lagi media sekarang menghabisi nama baik yang dibuat sendiri karena sekarang para raja media tersebut sudah punya kepentingan sendiri-sendiri seperti ANTV, TV one , Viva.co.id yang dimiliki Aburizal Bakrie berniat maju jadi calon Presiden Indonesia, Hary Tanoe yang menguasai MNC dan lainnya, ingin jadi wakil presiden, dan lainnya..

Sedangkan Barat sedang mengatur strategi dengan membenmtuk opini jagom presiden pertama Yaitu Jojo Widodo ( JOKOWI) jago cadangan . yang jelas kepentingan barat tidak akan pernah menguntungkan umat Islam dan bangsa Indonesia.
Guru Ngaji YGNI mengajak kepada seluruh Umat Islam :: Mari umat Islam bersatu untuk bahu membahu untuk bisa membentuk satu media atau jaringan media yang terpercaya bagi umat Islam bukan saling menjatuhkan tapi saling mendukung demi kesatuan, persatuan dan kejayaan umat Islam,

oleh : Raras Wuri Miswandaru Sang Guru Ngaji YGNI wakil dari
 Pengurus :

  1. Yayasan Guru Ngaji Indonesia
  2. Forum Komunikasi Guru Ngaji Indonesia


Minggu, 03 November 2013

Selamat Tahun Baru Hijriah

Sejarah Awal Tahun Hijrah Tahun Hijriah adalah tahun Islam yang resmi digunakan sejak era kahalifah umar tahukah kalian sejarahnya ? inilah sejarah awal diberlakukannya tahun Hijriah : Sebelumnya, orang Arab pra-kerasulan Rasulullah Muhammad SAW telah menggunakan bulan-bulan dalam kalender hijriyah ini. Hanya saja mereka tidak menetapkan ini tahun berapa, tetapi tahun apa. Misalnya saja kita mengetahui bahwa kelahiran Rasulullah SAW adalah pada tahun gajah. Abu Musa Al-Asyári sebagai salah satu gubernur di zaman Khalifah Umar r.a. menulis surat kepada Amirul Mukminin yang isinya menanyakan surat-surat dari khalifah yang tidak ada tahunnya, hanya tanggal dan bulan saja, sehingga membingungkan. Khalifah Umar lalu mengumpulkan beberapa sahabat senior waktu itu. Mereka adalah Utsman bin Affan r.a., Ali bin Abi Thalib r.a., Abdurrahman bin Auf r.a., Sa’ad bin Abi Waqqas r.a., Zubair bin Awwam r.a., dan Thalhan bin Ubaidillah r.a. Mereka bermusyawarah mengenai kalender Islam. Ada yang mengusulkan berdasarkan milad Rasulullah saw. Ada juga yang mengusulkan berdasarkan pengangkatan Muhammad saw menjadi Rasul. Dan yang diterima adalah usul dari Ali bin Abi Thalib r.a. yaitu berdasarkan momentum hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Yatstrib (Madinah). Maka semuanya setuju dengan usulan Ali r.a. dan ditetapkan bahwa tahun pertama dalam kalender Islam adalah pada masa hijrahnya Rasulullah saw. Sedangkan nama-nama bulan dalam kalender hijriyah ini diambil dari nama-nama bulan yang telah ada dan berlaku pada masa itu di wilayah Arab. [1] Sangat menarik kalau kita kaji dan telaah kenapa Ali ra mengusulkan agar momentum yang digunakan adalah saat Nabi Muhammad saw hijrah dari Kota Makkah ke Madinah yang kemudian di sepakati oleh seluruh sahabat sebagaitahun baru islam yang pertama. Kalender Hijriah, dimulai dari 1 Muharam 1 Hijriah, yang bertepatan dengan hari Jumat tanggal 16 Juli 622 Masehi. pada tanggal 16 Juli 622 Masehi inilah, dimulainya proses hijrah kaum muslimin, dari Kota Makkah ke Kota Madinah. Proses ini terjadi berangsur-angsur, sampai puncaknya 1 bulan kemudian, Rasulullah bersama Sahabatnya Abu Bakar meninggalkan kota Makkah. Oleh karenanya, 1 bulan setelah Muharam dikenal sebagai bulan Safar atau Perjalanan.  

Dalil Menyambut dan Mengucapkaan Selamat Tahun Baru Hijriyah  

Dalil yang bisa dirujuk, antara lain, ucapan selamat, seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW menyambut Ramadhan (HR Nasai). Ucapan Thalhah bin Ubaidillah untuk Ka’ab bin Malik juga dijadikan acuan. (HR Bukhari Muslim). 

Pendapat para ahli fiqih
Ibnu Taimiyyah mengatakan,
ia memaparkan, banyak dari sahabat yang melakukan tradisi ini. 

 Imam Ahmad memberikan dispensasi. Imam Ahmad mengatakan,
tidak melarang ucapan tersebut. Tetapi, juga tidak memulainya. Bila seseorang mengucapkan kepadanya, ia akan membalas ucapan baik tersebut.  

Syeh Salman mengatakan, perkara ini tidak termasuk bid’ah lantaran hanya sebatas bentuk interaksi sosial dan sopan santun yang baik. Tidak ada unsur ritual ibadah murni di sana. 
Apalagi, menjawab ucapan baik itu wajib hukumnya. Ini seperti ditegaskan dalam surah an-Nisaa’ ayat 86, “Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).” 

Oleh karena nya, tahun baru Islam yakni tahun baru Hijriah, hendaknya menjadi momentum hijrah agar seluruh kaum muslim dari berbagai lapisan masyarakat menjadikan tahun hijriah sebagai tahun untuk berusaha berpindah menuju ke kehidupan yang baik, dari kehidupan jahiliyah menuju kepada kehidupan islam. Dari sistem kapitalis-sekuler menuju kepada sistem Islam yakni sistem Khilafah. Selamat menyambut tahun baru islam , 1 Muharram 1435 H dengan ikut berjuang melanjutkan kehidupan islam dengan menegakkan khilafah islamiyah yang insya Allah akan tegak berdiri . Wallahu a’alam[]. “Hijrah itu memisahkan antara kebenaran dan kebatilan” (HR Ibn Hajar).  

kami yang turut menyampaikan :

1.      Raras Wuri Miswandaru, SPdI Sang Guru Ngaji YGNI
2.      Pengurus dan Anggota Pemuda Pakarti 
3.     Yayasan YGNI Banyumas
5.     Yayasan Guru Ngaji Indonesia (Pusat)
6.     Karomah Maunah
7.     Diniyah Athfal Shidiqiin Wara` Purwojati
8.     Diniyah Ula Shidiqiin Wara`  


Mengucapkan :
SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH

Mari kita jadikan momentum ini untuk memperbaiki diri, keluarga, lingkungan dan system kehidupan kita sebagai muslim yang kaffah bukan parsial, materialis, sosialis dan lainnya

Jumat, 01 November 2013

Cara Beternak Jangkrik

Cara Beternak Jangkrik


Budidaya Ternak Jangkrik  - Berwiraswasta adalah profesi yang menjadi pilihan banyak orang. Dengan berwiraswasta cenderung memiliki kenyamanan dalam menjalani profesi, di samping itu kita dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain jika usaha yang ditekuni dapat dikembangkan.
Seorang wiraswasta harus pandai mencari dan memanfaatkan peluang dari berbagai sektor usaha meski dari arah yang tak diduga. Saat ini banyak bermunculan peluang usaha dari segi budidaya hewan dan tumbuhan seperti budidaya kroto dan budidaya bonsai yang dapat disulap menjadi usaha yang mendatangkan pundi-pundi rupiah.
Peluang usaha dengan modal kecil namun memiliki penghasilan yang menguntungkan, yaitu budidaya jangkrik. Mengapa bisa dikatakan menguntungkan? Yuk kita simak pembahasannya berikut ini.

Jangkrik adalah sejenis serangga omnivora yang mirip belalang. Selain kroto, jangkrik biasa digunakan sebagai pakan yang baik untuk burung. Jangkrik dapat diternakkan dan dijual sebagai pakan burung dengan kisaran harga 30.000 per kg. Nah sekarang kita akan membahas ternak jangkrik dari segi tinjauan ekonominya sehingga menjelaskan mengapa budidaya jangkrik dapat dikatakan sebagai peluang usaha yang menggiurkan.

Berikut ini langkah-langkah Cara Beternak Jangkrik .

Membuat kandang
1. Kandang terbuat dari kayu tripleks atau kardus bekas berukuran 100cm x 60cm x 30cm bisa menampung 4.000 ekor jangkrik. Dan kotak ini bisa digunakan 4-5 kali. Atap kandang dilapisi koran atau daun kelapa/daun pisang/daun jati/daun tebu/serabut kelapa.
2. Bahan yang dibutuhkan:
  • lakban licin coklat 4 buah
  • lem kertas putih 4 buah
  • serbuk gergaji 2 plastik
  • lis kayu/bambu 40+40
3. Pendukung pertumbuhan atau rumah jangkrik adalah tempat merambat dan nangkring jangkrik berupa empat lengkungan baik besar dan delapan lenkungan kecil yang dibentuk seperti kerangka besi sebuah payung.
Cara Beternak Jangkrik
Penetasan telur
1. Telur jangkrik dimasukkan ke dalam kain lembab. Telur akan menetas 2-3 hari kemudian. Setiap 400 gram telur akan menghasilkan 80 kg jangkrik umur 35 hari (1 kg jangkrik kurang lebih 1.000 ekor).
2. Bahan yang dibutuhkan:
  • Kain tetas 2 buah/dus atau per kandang
  • Nampan 2 buah/dus atau per kandang
  • Pasir
  • Sprayer
  • Kertas koran bekas
  • Paket telur jangkrik yang berisi telur 400 gram/paket
3. Cara menetaskan:
  • Taruh 20 gram telur (1-2 sendok/dus atau per kandang)
  • Telur diangin-anginkan terlebih dahulu sekitar 1/2 jam
  • Cuci pasir dengan air panas dan letakkan di atas nampan
  • Nampan diisi pasir (lembab)
  • Siapkan kain tetas dan lembabkan dengan percikan air
  • Taruh kain tetas di atas nampan
  • Taburkan telur merata di kain tetas
  • Tutup telur dengan melipat kain tetas
  • Tutup kain tetas dengan kertas koran lembab
  • Jaga kelembaban kain tetas (disemprot tiap hari)
Pemeliharaan dan pembesaran
1. Pada proses pembesaran, jangkrik diberi pakan yang cukup baik yaitu pakan pelet buatan Astrik dan sayuran (wortel, gambas, daun katuk, daun pepaya, sawi, dan lainnya).
2. Pemberian sayuran mengikuti ketentuan berikut masa pertumbuhan hari ke-1 sampai ke-10 sebanyak 2 kali/hari, hari ke-11 sampai ke-30 (1 kali/2 hari) dan masa pertumbuhan lebih dari 30 hari tidak diberi pakan sayur.
3. Tahapan pemberian pakan sayuran:
  • uci dan tiriskan sayuran
  • Iris tipis sayuran yang sudah tiris
  • Angin-anginkan sekitar lima menit
  • Pakai alas lebih baik ketika menganginkan
  • Buang sisa sayuran yang tidak dimakan sebelum diganti sebaiknya sore hari
4. Sedangkan untuk minuman diberikan dalam pasir basah.

Bahan pakan dan minum
1. Pakan
  • Dibutuhkan 6 kg pakan per dus/kandang sampai panen
  • Berikan sesuai kebutuhan
  • Pakan hendaknya habis tiap hari
  • Pemberian pakan dua kali sehari
  • Pakan diletakkan di tengah kotak
  • Pakai alas lebih baik
  • Di atap rumah jangkrik (semprot terlebih dahulu)
  • Pakan buatan Astrik diletakkan tipis merata (tidak menggunung)
2. Minum
Masa Pertumbuhan 1-10 hari minuman diberikan di:
  • Spon/busa dibasahi dalam wadah/nampan beralas pasir atau kain di tengah kotak
  • Semprot atap rumah jangkrik
  • Kontrol pakan dua kali sehari
Masa Pertumbuhan lebih dari 10 hari minuman diberikan di:
  • Nampan penetasan yang diisi kerikil dan air
  • Tambah air kalau kurang
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam budi daya jangkrik kalung:
  1. Jangkrik tumbuh kerdil karena bibitnya buruk atau suhu kandang lebih dari 30 derajat C
  2. Kanibalisme atau saling memakan antarjangkrik disebabkan kurang makanan/sayur, kurang minum, atau kurang rumah/persembunyian
  3. Jangkrik mencret diakibatkan makanan tak teratur dan suhu yang kurang baik.
  4. Hati-hati terhadap perangkap yang menyebabkan jangkrik meloloskan diri dan tidak nyaman seperti lakban terbuka, ada lubang lakban, air tergenang, lubang pinggir dinding, dan lubang kecil untuk kabur
  5. Penting membersihkan kandang sebelum digunakankembali dengan kuas/sikat gigi bekas, semprot dengan larutan sirih atau desinfektan, lalu jemur di sinar matahari langsung selama dua hariTahap panen dan pemasaran Jangkrik bisa dipanen pada umur 35 hari yaitu ketika sudah bersayap. Panenan jangkrik (yang sehat, tidak ada luka atau anggota badan lepas).
Perkiraan Usaha Ternak Jangkrik :
Modal awal yang dibutuhkan untuk memproduksi 80 kg jangkrik sekitar Rp 1.400.000 dengan perincian:

Kotak (20 buah) Rp 200.000
Telur 400 gr Rp 240.000
Pakan 120 kg Rp 900.000
Beban oven Rp 50.000
Biaya administrasi Rp 10.000
Hasil penjualan 80 kg jangkrik = 80 kg x Rp 30.000/kg = Rp 2.400.000
Profit per 80 kg jangkrik = Rp 2.400.000 - Rp 1.400.000 = Rp 900.000

Setelah menyimak uraian di atas tentu dapat memberikan sedikit gambaran pada Anda tentang seberapa besar keuntungan yang bisa didapat dari bisnis budidaya jangkrik ini. Untuk mengatahui cara beternak jangkrik dengan benar, silakan mengunjungi artikel kami selanjutnya mengenai cara beternak jangkrik. Selamat mencoba dan semoga berhasil dalam merintis bisnis Anda, dengan modal sedikit dapat dikembangkan menjadi usaha yang menghasilkan.(berbagai sumber)

PONPES SHIDIQIIN WARA` PURWOJATI

Sholawat_Badar-Puput_Novel-TOPGAN

Blogger templates

href="http://www.yayasangurungajiindonesia.com" ' rel='canonical'/>>

Adsendiri

Pasang Iklan Disini

adsend

Pasang Iklan Disini

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls